SERUYUK.ID – Beragam potensi pangan Nusantara yang mencapai ratusan, baik sebagai sumber karbohidrat, protein, maupun sayuran, bisa hilang, sebabnya anak-anak muda saat ini mulai menyukai makanan yang berasal dari luar negeri, seperti makanan khas Jepang, Korea, China, Thailand dan negara-negara lainnya.
Sebagaimana di kutip dari antaranews.com, Direktur Penganekaragaman Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rinna Syawal menyatakan, potensi pangan local terdiri dari 77 sumber karbohidrat, 85 sumber protein dan 280 jenis sayuran.
“Bagaimana tidak mengkhawatirkan, anak-anak muda sekarang sudah mulai menyukai makanan luar, seperti makanan Korea, Jepang, bahkan Thailand. Kalau tidak kita kenalkan dan kita galakkan kembali pangan lokal, lama-lama bisa hilang kuliner Nusantara kita,” katanya saat memaparkan potensi pangan lokal di hadapan ratusan kelompok urban farming Kota Malang di kampus Universitas Brawijaya (UB) di Malang, Jawa Timur.
“Kalau potensi ini tidak kita manfaatkan dan kita jaga bisa hilang, karena anak-anak muda kita lebih suka makanan dari luar. Bagaimana kita menjaga kearifan lokal ini, bagaimana kita mengembalikan anak-anak muda kita mencintai dan menyukai makanan lokal Tanah Air,” ujarnya.
Ia mengakui untuk mengubah mindset masyarakat dari nasi ke sumber karbohidrat lainnya cukup sulit.
“Tantangan terbesar kita adalah mengubah mindset masyarakat, padahal kalau kita memanfaatkan potensi pangan lokal dengan maksimal, kita bisa mandiri pangan. Kenapa potensi pangan ini belum kita garap maksimal, karena kita masih dimanjakan dengan Sumber Daya Alam (SDA) kita yang melimpah,” ujarnya. (ant)