IMG-20241115-WA0024

BULUNGAN, seruyuk.id – Wakil Ketua DPRD Bulungan, Dwi Sugiarto, S.Pd., menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian dan transportasi untuk menunjang kesejahteraan masyarakat desa. Dalam kunjungannya ke Desa Karang Agung, Dwi menyoroti kebutuhan mendesak pembangunan jembatan pada Jalan Usaha Tani yang menjadi akses utama Kelompok Tani Maju dan Sumber Muliya, serta peningkatan kualitas Jalan Poros Desa Ardimulyo menuju Pelabuhan Ancam.

“Jembatan dan jalan ini adalah urat nadi kegiatan ekonomi masyarakat desa, khususnya para petani. Jika infrastrukturnya memadai, produktivitas mereka akan meningkat, dan distribusi hasil pertanian pun lebih lancar,” ujar Dwi Sugiarto,

Menurut Dwi Sugiarto, keberadaan jembatan di Jalan Usaha Tani Desa Karang Agung sangat krusial karena menghubungkan lahan-lahan pertanian milik Kelompok Tani Maju dan Sumber Muliya dengan pusat desa dan pasar. Saat ini, petani kerap mengalami kesulitan mengangkut hasil panen akibat minimnya akses infrastruktur yang memadai.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan, di mana akses menuju lahan pertanian masih terhambat. Pembangunan jembatan ini menjadi prioritas agar petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen,” jelas Dwi.

Selain jembatan, peningkatan kualitas Jalan Poros Desa Ardimulyo menuju Pelabuhan Ancam juga menjadi perhatian DPRD Bulungan. Jalan tersebut merupakan jalur strategis yang digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi ke pelabuhan dan menjualnya ke luar daerah.

“Jalan Poros ini merupakan akses vital untuk mendukung distribusi hasil tani dan perikanan. Jika jalannya baik, maka waktu tempuh lebih efisien, biaya transportasi berkurang, dan hasil panen memiliki nilai jual yang lebih baik,” tambahnya.

Dwi Sugiarto menyatakan bahwa DPRD Bulungan akan terus mendorong pemerintah daerah agar segera merealisasikan pembangunan infrastruktur ini. Ia juga mengusulkan agar alokasi anggaran pembangunan pada tahun 2024 mencakup kebutuhan prioritas masyarakat desa.

“DPRD akan memastikan bahwa anggaran untuk pembangunan infrastruktur di desa benar-benar terealisasi. Ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada infrastruktur tersebut,” tegas Dwi.

Dwi optimistis bahwa pembangunan jembatan dan peningkatan jalan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun aksesibilitas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung program ini dengan merawat infrastruktur yang telah dibangun.

“Pembangunan ini akan memberikan manfaat besar, terutama bagi petani dan pelaku usaha. Namun, kita juga harus bersama-sama menjaga fasilitas yang ada agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” tutupnya.

Dengan perhatian serius dari DPRD Bulungan dan pemerintah daerah, pembangunan infrastruktur di Desa Karang Agung dan Desa Ardimulyo diharapkan dapat segera terealisasi, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *