IMG-20241030-WA0059-664x372

BULUNGAN, seruyuk.id – Dalam upaya meningkatkan pemahaman literasi budaya di kalangan generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bekerja sama dengan Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara mengadakan kegiatan bedah buku dengan judul “Kedatangan Islam di Bumi Bulutengon (Bulungan).” Acara yang berlangsung di gedung layanan perpustakaan Provinsi Kaltara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Anggota DPR RI dari Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (KPPK) MUI, Siti Ma’rifah, bersama anggota DPRD Kaltara, anggota Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara, serta perwakilan siswa/siswi dari SMA di Tanjung Selor. Dalam sambutannya, Siti Ma’rifah memberikan apresiasi atas terselenggaranya bedah buku ini, yang dinilainya sangat penting untuk menumbuhkan pemahaman sejarah dan budaya lokal, khususnya mengenai Kesultanan Bulungan di Kaltara.

“Bedah buku ini memberikan pemahaman literasi bagi generasi muda tentang sejarah budaya, utamanya di Bulungan. Sangat tepat bila kegiatan ini juga dikaitkan dengan peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda, sehingga bisa menggelorakan semangat kebangsaan para kaum muda,” ujar Siti Ma’rifah.

Ia menambahkan, sejarah Kesultanan Bulungan memiliki jejak yang kuat dalam membangun pemerintahan yang baik, dengan pengaruh yang luas hingga ke wilayah Filipina dan Malaysia. Menurutnya, hal ini menjadi warisan penting yang patut diketahui generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya mereka.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara juga menyampaikan harapan agar melalui bedah buku ini, para peserta, khususnya generasi muda, dapat lebih memahami sejarah daerahnya dan menghargai kekayaan budaya yang ada. “Kegiatan ini adalah langkah penting untuk memupuk kecintaan terhadap sejarah lokal dan memajukan literasi budaya di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan bedah buku ini, diharapkan para pelajar dan masyarakat dapat lebih mengenal sejarah dan budaya di Kaltara, serta menumbuhkan semangat kebangsaan yang kuat dalam diri mereka.