BULUNGAN – Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2025, Wakil Bupati Bulungan terpilih, Kilat, A.Md., bersama Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan silaturahmi ke kediaman tokoh Tionghoa di Tanjung Selor.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Zainal Paliwang mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Kalimantan Utara. “Semoga tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga toleransi, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan kita,” ujarnya.
Pertemuan ini merupakan bagian dari perayaan Tahun Ular dengan elemen kayu, yang memiliki makna mendalam dalam tradisi Tionghoa. Dalam kesempatan tersebut, Kilat menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Kabupaten Bulungan.
“Selamat Tahun Baru Imlek! Memasuki tahun ular, marilah kita terus menjaga silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarwarga,” ujar Kilat.
Kilat menegaskan bahwa perayaan Imlek bukan hanya menjadi momen spesial bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan di Kabupaten Bulungan.
“Momentum ini bukan hanya untuk bergembira dalam Gong Xi Fa Cai, tetapi juga menjadi ajang reuni, silaturahmi, berbagi, dan berdiskusi demi kebaikan bersama,” jelasnya.
Selain itu, Kilat menyoroti pentingnya menjadikan perayaan Imlek sebagai waktu untuk merefleksikan solidaritas dan toleransi antarumat beragama.
“Bulungan adalah salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi. Mari kita pertahankan dan jadikan ini contoh bagi daerah lain,” tambahnya.
Memasuki tahun ular dengan elemen kayu, Kilat menjelaskan bahwa simbol ular melambangkan kebijaksanaan, kecerdasan, intuisi, dan kreativitas.
“Selain itu, ular juga menjadi simbol keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang. Semoga tahun ini membawa banyak kebaikan dan kesuksesan bagi kita semua,” ungkapnya.
Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Ingkong Ala, juga menyampaikan pesan serupa. Ia menekankan bahwa keharmonisan antarwarga adalah kunci utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.
“Kebersamaan dan toleransi adalah kekuatan kita. Mari jadikan tahun ini sebagai langkah baru untuk mempererat hubungan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Tokoh Tionghoa yang menerima kunjungan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Tionghoa.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan ini dan berharap keharmonisan di Bulungan terus terjaga,” ujar salah seorang tokoh.
Perayaan Imlek 2025 di Kabupaten Bulungan berlangsung semarak, dengan masyarakat dari berbagai kalangan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Semangat toleransi dan persatuan yang tinggi tercermin dalam kebersamaan yang terjalin selama perayaan ini, memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan keberagaman di Kabupaten Bulungan.