IMG-20241115-WA0011

BULUNGAN, seruyuk.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara, menyatakan bahwa pengembangan perpustakaan dan peningkatan kegemaran membaca masyarakat menjadi fokus utama dari bidang kerja yang dipimpinnya. Dalam upaya tersebut, Dinas Perpustakaan berkomitmen melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk mendukung literasi dan inklusi di tengah masyarakat.

“Iya, untuk secara teknis kami selalu berupaya mengimplementasikan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di perpustakaan,” ungkap Suwarsono saat memberikan keterangan kepada awak media. Menurutnya, program TPBIS ini menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan akses informasi dan pengetahuan bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi.

Program TPBIS bertujuan menciptakan perpustakaan sebagai pusat kegiatan yang tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan konsep perpustakaan inklusi ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan literasi masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup mereka.

Suwarsono menambahkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga aktif dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak, baik dari sektor pendidikan, maupun komunitas literasi untuk memperkuat jaringan dan memperluas jangkauan program ini ke pelosok daerah.