TPBIS Tingkatkan Literasi dan Kesejahteraan Masyarakat

seruyuk.id
2 Min Read

BULUNGAN, seruyuk.id – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara, Ilham Zain, menekankan pentingnya program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebagai bagian dari upaya revitalisasi perpustakaan.

Ilham menjelaskan bahwa TPBIS bertujuan memastikan semua individu, tanpa memandang latar belakang, memiliki akses yang setara ke perpustakaan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus menjadikan perpustakaan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Transformasi perpustakaan bukan sekadar memperbaiki fasilitas, tetapi juga menciptakan ruang inklusif yang memungkinkan masyarakat memanfaatkan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya literasi yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. TPBIS dirancang agar layanan perpustakaan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas ekonomi, dan akses informasi yang mendukung pemberdayaan.

“Melalui transformasi ini, kita harap perpustakaan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang relevan dan memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.

Harapan unt
Ilham berharap TPBIS dapat memacu transformasi perpustakaan di Kalimantan Utara. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, perpustakaan dapat menjadi agen perubahan yang mendorong peningkatan budaya literasi di seluruh provinsi.

“ini merupakan langkah untuk mewujudkan perpustakaan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami optimis budaya literasi di Kalimantan Utara dapat terus berkembang melalui transformasi perpustakaan ini,” tutup Ilham.

TAGGED:
Share This Article