BULUNGAN, seruyuk.id – Sebuah rumah di Jl. Kamboja Gg Rawa Indah 2, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Jumat malam sekitar pukul 19.45 WITA. Kebakaran tersebut menghanguskan 90% bangunan rumah yang didominasi material kayu.
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Amos, yang tinggal di Desa Baratan. Namun, rumah tersebut telah dikontrakkan sejak tahun 2019 kepada seorang wiraswasta bernama Romadhon (33), yang tinggal bersama istri dan adik kandungnya.
Romadhon sehari-hari bekerja sebagai penjual daging ayam di pasar sore. Menurut keterangannya, sebelum kejadian, rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong dan terkunci sejak pukul 13.30 WITA. Tidak ada aktivitas memasak maupun indikasi masalah pada instalasi listrik sebelumnya.
Pada pukul 19.40 WITA, salah seorang saksi melihat kepulan asap dan merasakan hawa panas dari belakang rumahnya. Setelah memeriksa, ia mendapati bagian dalam rumah yang dihuni Romadhon sudah terbakar. Saksi langsung meminta pertolongan warga untuk mencegah api merambat ke rumah sekitar.
Titik awal api diperkirakan berasal dari bagian depan dalam rumah. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan dengan bantuan lima unit truk air, BPBD Bulungan, PLN, dan warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.40 WITA.
Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp10 juta, meliputi barang-barang milik penghuni rumah, sementara kerugian pemilik rumah belum dapat diperkirakan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Polisi langsung bertindak dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membantu pemadaman api, mendata para korban, dan meminta keterangan saksi.
Upaya pemadaman berjalan lancar berkat kerjasama antara petugas pemadam kebakaran, BPBD, PLN, dan warga sekitar. Situasi terkini telah dinyatakan aman, namun masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di rumah berbahan kayu yang mudah terbakar.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab utama kebakaran.